Memilih Handle Dan Raiser Yang Tepat, Sesuaikan Ketinggian Dengan Gaya Sendiri

By Racing Syndicate 30 Agu 2017, 14:33:56 WIB Modifikasi
Memilih Handle Dan Raiser Yang Tepat, Sesuaikan Ketinggian Dengan Gaya Sendiri

Memilih Handle Dan Raiser Yang Tepat, Sesuaikan Ketinggian Dengan Gaya Sendiri

Salah satu faktor yang sangat penting saat melibas dan menaklukkan jalur offroad trail adventure adalah kelincahan pengendalian motor. Selain ketrampilan sang pengendara, setting motor yang tepat juga sangat dibutuhkan agar offroader bisa sukses melahap semua rintangan yang ada. 
    Agar bisa mendukung kelincahan pengendalian, ada beberapa faktor penting yang sangat berpengaruh. Diantaranya handlebar atau stang, raiser atau sambungan antara stang dan segitiga sok serta pengaturan sok depan itu sendiri. 


    “Untuk memudahkan pengendalian dan manuver, ketiga hal tersebut sangat berpengaruh. Jadi jangan sampai disepelekan dan asal asalan karena bisa berakibat fatal nantinya” terang Oky Crott dari Crott Dirtbike, Jakarta.


    Ditelusuri lebih lanjut, macam handlebar atau stang memang ada beberapa jenis. Ada tipe fatbar dan juga risebar. Fatbar biasanya hanya satu ukuran saja dan lebih sering digunakan pada track yang bisa menggunakan kecepatan tinggi macam motocros atau grasstrack. 
Sedangkan untuk risebar, terdapat beberapa ukuran ketinggian stang seperti rise 15, rise 30 dan rise 60. Ukuran ini biasanya disesuaikan dengan tinggi badan sang pengendara sehingga mempermudah manuver untuk melibas lintasan teknikal atau yang butuh pengendalian lebih. 
“Setiap orang pasti mempunyai gaya berkendara masing masing. Makanya harus dicocokkan dengan berapa derajat kenaikan stangnya. Jadi jangan pernah meniru dengan gaya orang karena justru akan mempersulit saat sedang offroad” tambah Oky lagi.
 Raiser atau penambah tinggi stang juga sangat berpengaruh pada pengendalian. Biasanya penghubung antara stang dan sok depan ini ketinggiannya berkisar 3cm sampai dengan 10cm. “Sebaiknya pemakaian raiser juga disesuaikan dengan tinggi tubuh dan juga riding style sipengendara sehingga pengendalian motor jadi lebih optimal” papar Inawan, salah satu offroader asal kota Lahat, Sumatera Selatan yang dulu pernah menjadi pembalap roadrace.


Faktor terakhir yang menentukan adalah setelan ketinggian sok pada segitiga bagian atas. Biasanya ketinggiannya hanya bisa diatur sebanyak 2cm saja. Namun jangan kira 2 cm ini tidak pengaruh, kenaikan atau penurunan sebanyak 1cm akan sangat berimbas pada pengendalian. 
“Logikanya, perubahan ketinggian pada motor ini akan mengubah geometri motor. Posisi ketinggian motor bisa berubah sesuai dengan jarak yang disisakan pada sok depan. Kalau semakin banyak sisa pipa stanchion sok depan, maka motor jadi lebih rebah ke depan. Begitu juga sebaliknya. Jadi jangan pernah sepelekan tentang setelan sok depan” tutup Inawan yang rajin menyambangi event ttrail diluar kota ini. (Bona)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment